Teori Dasar dalam Pengembangan Multimedia

Teori Dasar dalam Pengembangan Multimedia

Berikut merupakan persentase tingkat kemampuan daya ingat berdasarkan Gaya Belajar
Media
%
Audio
10
Verbal (teks visual)
20
Audio –visual 
50

Tingkat kemampuan menyimpan pesan berdasarkan media, yaitu:
Media
< 3 hari
> 3 hari
Audio
70
20
Verbal (teks,visual)
72
20
Audio-Visual
85
65

Macam – macam multimedia, yaitu:
1. Teks (buku yang terdapat gambar)
2. Grafik
3. Gambar
4. Suara
5. Animasi
6. Guru menggunakan video

Prinsip pembelajaran dengan multimedia (Clack & Mayer, 2011)
1.       Prinsip multimedia
       Orang belajar lebih mudah menggunakan teks dan gambar dibandingkan pada hanya menggunakan metode seks
2.    Prinsip kesinambungan spasial
Orang belajar lebih baik  baik ketika teks dan gambar yang terkait disandingkan secara berdekatan dibandingkan disandingkan berjauhan
3.    Prinsip kesinambungan waktu
       Orang belajar lebih baik ketika tek dan gambar yang terkait disandingkan secara simultan dibandingkan disajikan secara bergantian atau setelahnya.
4.    Prinsip koheren
       Orang belajar lebihbaik ketika, teks, gambar, video dan animasi yang tidak terkait dan tidak relevan dengan konsep tidak disajikan
5.    Prinsip modalitas
Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi yang disetai teks pada satu layar
6.    Prinsip redudansi
        Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi yang diserta narasi dan teks pada satu layar
7.       Prinsip personalisasi
        Orang belajar lebih baik dari teks yang disusun komunikatif dibandng teks yang formal
8.     Prinsip interaktivitas
        Orang belajar lebh baik ketika dia ia dapat berinteraktif dengan sumber belajar
9.     Prinsip sinyal                                           
        Orang belajar lebih baik ketika teks diberi penekanan atau highlight
10.     Prinsip perbedaan individual

         Orang belajar lebih baik jika pendekatan media yang digunakan sesuai gaya belajarnya





















Komentar

  1. Mnurut syaa, dlm pmbuatan media hrus lah yg dpt mengcover gaya belajar anak yg bemrcam". Dn mnurut sya prinsip yg mendukung itu adalah prinsip yg ke 10. Bagaimana mnurut kk?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kakak sepulu prinsip tersebut harus diperhatikan dalam membuat media pembelajaran, hal tersebut dapat berguna untuk mensiasati siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda -beda

      Hapus
  2. menurut kakk apakah prisip individual bisa dipakai untuk gaya belajar apapun kak? sedangkan menurut pengertiannya harus disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena prinsip individual merupakan prinsip dimana pada pembelajaran hendaknya seorang guru harus memperhatikan gaya belajar siswa yang tentunya berbeda - beda maka sudah pasti prinsip individual ini bisa digunakan pada gaya belajar apapun baik itu audi, visual maupun kinestetik

      Hapus
  3. Kak uswah, apakah dalam membuat suatu media, 10 unsur trsbut hrus ada? Seandainya ada salah satu unsur yg tdk trdapat dalam media kita, apakah media kita blm trmasuk media yg baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. izin menanggapi. menurut saya 10 prinsip dalam mengembangkan media berbasis ict harus dipenuhi, jika salah satunya tidak terpenuhi maka benar media tersebut perlu diperbaiki. karna pengguannya menjadi kurang optimal. misal prinsip koheren tidak dipenuhi akan berdampak saat siswa pembelajaran berlangsung, siswa lebih memperhatikan animasi yang tidak ada kaitannya dengan konsep atau materi yang diajarkan sehingga tidak lagi fokus kepada konsep atau materi yang diajarkan. terima kasih.

      Hapus
    2. Menurut kakak sepulu prinsip tersebut harus diperhatikan dalam membuat media pembelajaran, hal tersebut dapat berguna untuk mensiasati siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda -beda.
      Setuju dengan aulia jika salaj satu dari sepuluh prinsip tersrbut tidak terpenuhi falam media pemnelajaran yang kita gunakan tentu tidak optomal dalam penggunaannya

      Hapus
    3. Menurut kakak sepulu prinsip tersebut harus diperhatikan dalam membuat media pembelajaran, hal tersebut dapat berguna untuk mensiasati siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda -beda.
      Setuju dengan aulia jika salaj satu dari sepuluh prinsip tersrbut tidak terpenuhi falam media pemnelajaran yang kita gunakan tentu tidak optomal dalam penggunaannya

      Hapus
  4. Kemudian pertanyaan berikutnya kak uswah. Dri tabel diatas terlihat bahwa persentase kemampuan daya ingat verbal lebih tinggi dri pada audio. Kira-kira apa yg mempengaruhi hal trsbut? Trmksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kakak yang mempengaruhi persentase verbal lebih tinggi dibandingkan visual itu karena seperti yang kita ketahui biasanya pembelajaran dengan media itu menampilkan animasi ataupun games, jadi dengan animasi ataupun game dapat meningkatkan gaya belajar khususnya gaya belajar verbal

      Hapus
  5. Kak, menurut kakak apakah setuju apabila pembelajaran ketika kita kuliah menggunakan pembelajaran berbasis jarak jauh (e-learning) ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Izin menanggapi..menurut saya bisa saja pembalajaran e-learning di terapkan dalam pembelajaran. Tapi mungkin diterapkan bagi siswa yg mungkin sedang berhalangan hadir di pembeljran tatap muka di kelas. Tp slagi msh bsa dilakukan secra ttap muka di kelas, alngkah lbh baiknya di lakukan di dlm kelas. Krnaa dgn begitu segala sikap siswa kita dpat teramati ketika pembelajaran dilakukan di kelaz.😊

      Hapus
    2. Izin menambahkan, sependapat dengan Necyl, sejauh ini pembelajaran dengan tatap muka secara langsung merupakan metode paling aktif dalam pembelajaran di mana dosen dan mahasiswa berinteraksi secara langsung, dosen bisa menilai langsung keaktifan mahasiswa dan afektif mahasiswanya, elearning di terapkan apabila dosen tidak bisa menghadiri perkuliahan untuk mengganti kuliah tatap muka.

      Hapus
    3. Kakak setuju saja, tapi hal tersebut dilakukan karena emergency, misalnya saja ketika harus melakukan pembelajaran kita terkendala oleh jarak, maka e-learning sangat efektif untuk menyiasatinya sebagai alat agar proses belajar mengajar dapat diatasi secara optimal.

      Hapus
    4. Setuju juga :), tapi jangan berlebihan. Sebagai makhluk sosial kita juga harus tatap muka kan

      Hapus
  6. Kak, mw tanya kak. ap jadinya jika 10 prinsip media itu salah satumya tidak ada didalam media yang kita buat? apakah itu merupakan suatu masalah yg besar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Izin menanggapi, menurut saya ketika membuat suatu media haruslah memenuhi 10 prinsip tersebut, jika di prinsip tersebut tidak memenuhi salah satu maka media yang kita buat kurang baik

      Hapus
    2. Jika salah satu dari prinsip tersebut tidak kita gunakan menurut kakak itu bukan suatu masalah yang besar akan tetapi media yang kita gunakan seperti kurang efisien dalam penggunaannya

      Hapus
  7. mbak uswah, menurut mbak uswah... sulitkah membuat media dengan memperhatikan 10 prinsip prinsip yang telah disebutkan di atas? jika iya adakah solusi agar itu menjadi tidak sulit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya tidak sulit kak jika kita memiliki banyak sumber dalam pengerjaannya, dan solusi untuk memperoleh banyak sumber tentu saat ini bukan menjadi kendala karena saat ini kita telah difasilitasi gadget yang mampu berperan dalm aktifitas kita

      Hapus
    2. Menurut saya tidak sulit kak jika kita memiliki banyak sumber dalam pengerjaannya, dan solusi untuk memperoleh banyak sumber tentu saat ini bukan menjadi kendala karena saat ini kita telah difasilitasi gadget yang mampu berperan dalm aktifitas kita

      Hapus
  8. menurut saya, solusinya adalah dengan mencari banyak referensi sehingga ide akan muncul dengan sendirinya dan akan mempermudah membuat media yang bisa memaksimalkan semua prinsip2nya

    BalasHapus
  9. Kk us,
    Media apa yang lebih efektif diterapkan jika gaya belajar peserta didiknya kinestestik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kakak media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan gaya belajar kinestetik karena anak yang gaya belajarmya cenderung pada kinestetik ia akan senang dengan belajar dengan langsung mempraktekkan atas apa yang ia pelajari

      Hapus

Posting Komentar