Cognitive Theory of Multimedia Learning and Dual Coding Theory
Cognitive Theory of Multimedia
Learning and Dual Coding Theory
- 1 Cognitive theory multimedia learning menyatakan bahwa ada tiga asumsi utama yang dijadikan acuan dalam merancang suatu multimedia pembelajaran
- 2 Teori dual coding dapat diadaptasikan dalam menyiapkan suatu multimedia pembelajaran matematika
Background of cognitive studies
- 1 Cognitivism replaced behaviorism in the late 160’s as the dominant paradigm
- 2 Cognitivism focuses on the inner mental activities the black box of the human mind
- 3 Researches believed mental process such as thinking, memory, knowing, and problem – solving need to be explored
- 4 Recent years much has been learned about cognition and learning
- 1 Two separate channels for processing information auditory and visual (some call this “Dual Coding Theory”)
- 2 Each channel has a limited capacity for processing information (Cognitive load)
- 3 Learning is the active process of filtering selecting, organizing and integrating information based upon prior knowledge.
Cognitive components
- 1 Sensory memory
Memory store holding images on the eyes
and sounds on the ears for a brief period
- 2 Working memory
Limited – capacity memory store for
storing sounds / images in active consciousness
kak, dalam COGNITIVE THEORY terdapat 2 pembagian.
BalasHapusNah, saya masih belum paham mengenai Teori dual coding, mohon penjelasalan mengenai tahapan-tahapannya ya kak. terimakasih
Teori dual coding menurut Allan Paivio menyatakan bahwa informasi yang diterima seseorang di proses melalui salah satu dari dua channel, yaitu channel verbal seperti teks dan suara, dan channel visual seperti diagram, gambar dan animasi
HapusKk uswah. Seperti yg kita tahu bahwa manusia mempunyai dual channel dalam menggali atau menerima informasi. Nah menurut kk bagaimana hubungan gaya belajar dengan dual channel ini? Apakah seorang yg memiliki gaya belajar visual hanya menggunakan satu channel dari dua channel yg dimilikinya? Terima kasih
BalasHapusMenurut kakak seseorang yang gaya belajarnya lebih ke visual tetap menggunakan dua channel dalam menerima informasi akan tetapi satu channel yang sesuai gaya belajar visualnya lebih dominan dalam penggunaannya khususnya pada saat menerima informasi
HapusIzin menanggapi, saya sependapat dgn kak uswah, setiap manusia memiliki chanel audio dan visual, dan kedua nya berkerja secara beriringan. siswa yg dominan visual ttp mnggunakan kedua channel yg ada yaitu audio dan visual. Nah disinilah peran kita sbgai guru untuk mengoptimalkan kemampuan siswa dlm belajar, kalau siswa dominan visual, maka kita prlu mmbuat media yg lbh bnyak mnggunakan aspek visual, shngga siswa dpt lebih menyerap pelajaran.
HapusKak uswah, seperti teori yg sdh dijelaskan diatas, bhwa manusia memiliki limit kapasitas dalam memproses informasi. Lalu apa yg bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan kemampuan kita dlm memproses informasi? Trmksih
BalasHapusizinmenanggapi. menurut saya cara mengoptimalkan kemampuan dalam memproses informasi dengan cara mengaplikasikan informasi tersebut. contohnya saat kita mendapatkan ilmu baru misalnya cara memasak brownis maka jika kita langsung menerapkannya atau mempraktekkannya akan membuat informasi tentang cara memesak brownis tersebut akan masuk kedalam memori jangka panjang kita. seperti kata bijak yang sering kita dengar bahwa "saya mendengar saya lupa, saya melihat saya ngat, dan saya melakukan saya mengerti"terima kasih
HapusMenurut kk cara mengoptimalkan kapasitas memproses informasi dengan cara mencatat informasi yang telah kita terima, seperti yang kita ketahui bahwa mencatat merupakan proses mengulang informasi dari fikiran kita ke sebuah tulisan
HapusMenurut kk cara mengoptimalkan kapasitas memproses informasi dengan cara mencatat informasi yang telah kita terima, seperti yang kita ketahui bahwa mencatat merupakan proses mengulang informasi dari fikiran kita ke sebuah tulisan
HapusTeori dual coding dapat diadaptasikan dalam menyiapkan suatu multimedia pembelajaran matematika
BalasHapusmenurut kak uswa, berpengaruh kah jika membuat suatu media tidak memperhatikan atau mempedomani teori duasl codding??
Izin menanggapi..menurut saya berpengaruh. Karena teori dual codding itu adalah konsep/pedoman kita dalam membuat media yangbaik. Tetapi sbenarnya scara tidak langsung, tnpa qt sadari slama ini, setiap media yg kita buat sejatinya telah mengacu pada konsep dual codding. Hanya sja slama ini kita terlambat mengetahui bahwa trnyata itu adalah konsep dual codding😂
HapusMenurut kakak berpengaruh karena ranah teori dual coding mencakup ranah verbal dan visual yang merupakan ranah penting dalam proses pembelajaran
HapusMenurut kakak berpengaruh karena ranah teori dual coding mencakup ranah verbal dan visual yang merupakan ranah penting dalam proses pembelajaran
HapusKak us...
BalasHapusApa sih yang membedakan antara teory kognitif dengan dual coding?
Teori kognitif merupakan teori yang menjelaskan penggunaan pengetahuan dalam menerima informasi melalui media.
HapusSedangkan teori dual coding merupakan teori yang menjelaskan bahwa kemampuan manusia dalam memproses informasi melalui kemampuan verbal dan visual.